Rabu, 08 Agustus 2012

Tips dan Kiat Mencetak Kalender

Cetak Kalender - Tahun Baru tidak lama lagi. Bagi anda yang memiliki perusahaan atau pribadi ada salah satu cara berpromosi sekalain juga memberi bonus untuk pelanggan Anda yaitu dengan menggunakan kalender.



Ada beberapa poin yang harus diperhatikan sebelum cetak kalender. Jangan sampai terjadi kesalahan setelah kalender dicetak. Karena akan rugi jika salah cetak, karena cetaknya biasanya bisa sekali banyak. Untuk mengantisipasi salah cetak kalender, simak tips berikut:

- Tentukan format kalender. Format kalender ada yang 1 bulanan, 2 bulanan, 3 bulanan, 4 bulanan, dsb

- Tentukan ukuran kalender. Umumnya ukuran kalender meja adalah 40 x 60 cm, 53 x 38 cm, 20 x 15 cm. Ada juga ukuran A3, A4, Folio sesuai keinginan Anda

- Tentukan tema dan desai kalender. Untuk hal ini sebaiknya disesuaikan dengan perusahaan atau instansi Anda. Anda juga bisa menggunakan pemandangan yang indah.

- Pilihlah jasa percetakan murah yang tepat. Konsultasikan juga mengenai tanggal merah dan hari libur bersama, cuti nasional, dsbnya. Biasanya pihak percetakan memberikan 1 contoh yang sudah jadi, setelah di cek atau revisi, baru dicetak secara banyak.

Dengan tips diatas semoga bermanfaat untuk Anda.(wk)

Tips Mudik Pakai Motor

Tradisi pulang kampung menjelang hari raya Lebaran menjadi rutinitas tahunan masyarakat Indonesia. Tahun ini pemerintah DKI Jakarta memperkirakan jumlah pemudik dari Ibu Kota ke sejumlah tempat di Nusantara meningkat menjadi 8,3 juta orang dari 7,2 juta orang pada tahun lalu.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiRHO_54kPYuObW3w9CzRJ7S5XKD6aJEwlT2-B1R2SjB0gKfKhhnT86cza_OBofLvqfUeq8ITlt6YRVmEqLN59a7d2Shop0nZ-cWjswga4-Vas6lbfZsu9_Ff-xulRd8A3xb-7BqvTbfrg/s400/Tips+Aman+Mudik+2012++dengan+Sepeda+Motor.jpg

Yang menarik, meski jumlahnya bertambah, pemudik lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi dibanding angkutan umum. Menurut Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono, gejala ini sudah terlihat sejak Lebaran tahun lalu. “Tahun kemarin, banyak bus kosong karena pemudik memilih menggunakan sepeda motor.”

Tahun ini, diperkirakan jumlah pemudik yang menggunakan bus turun 9,27 persen, kereta api turun 7,48 persen, dan kapal laut melorot 19 persen bila dibandingkan dengan tahun lalu. Sebaliknya, dibanding pada 2011, jumlah pengguna mobil pribadi yang akan merayakan hari raya tahun ini naik 17,15 persen, dan sepeda motor bertambah 27,79 persen.

Khusus sepeda motor, Kementerian Perhubungan memperkirakan jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua tahun ini menjadi 2,5 juta unit dari 2,3 juta unit pada tahun lalu. Bagi pemudik dengan sepeda motor, tentu saja butuh persiapan matang dan tenaga ekstra agar selama sampai tujuan.

Menurut pembalap sepeda motor Indonesia, Doni Tata Pradita, dua hal yang perlu dipersiapkan pemudik sepeda motor. “Yaitu fisik pemudik dan motor itu sendiri,” ujarnya kepada Tempo. Apa saja yang perlu diperhatikan pemudik, berikut tips mudik naik motor dari juara nasional Supersport 600 cc ini:

1. Perawatan

Lakukan perawatan tujuh hari sebelum mudik. Alasannya, kata Doni, sebagai langkah antisipasi apabila sepeda motor harus mengalami perbaikan lama sehingga perlu ditinggal di bengkel.

2. Wajib Ganti Oli

Pemilik sepeda motor wajib mengganti oli kendaraan. Hal ini dilakukan untuk mengoptimalkan kinerja mesin saat perjalanan jarak jauh.

3. Perhatikan Rantai

Rantai motor harus disesuaikan pada posisi yang pas, idealnya tingkat ketegangan pada posisi 5-25 milimeter. Penggantian gear dan rantai, kata Doni, harus dilakukan jika gigi gear sudah tajam dan rantai terlalu renggang.

4. Roda

Pastikan roda termasuk pelek pada kondisi prima. Ganti ban dalam dan luar sangat disarankan sebelum menempuh perjalanan jauh. Langkah ini dilakukan, kata Doni, untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat jalan licin.

Perhatikan juga tekanan udara ban. Tekanan ideal untuk ban depan ialah 28 psi dan belakang 30 psi. Untuk jenis tekanan angin, Doni menyarankan, menggunakan yang banyak dijumpai di pinggir jalan atau bengkel. Alasannya, lebih mudah mengganti ban yang bocor atau menambah tekanan udara. Jika menggunakan nitrogen tidak semua bengkel menyediakan tekanan udara jenis ini.

4. Rem

Ganti kanvas rem untuk memaksimalkan fungsi pengereman agar risiko kecelakaan bisa diminimalkan.

5. Lampu

Cek kembali lampu depan, rem, dan sign apakah berfungsi normal atau tidak.

Jika kendaraan siap menempuh perjalanan jauh, kini giliran pemudik yang harus menyiapkan fisiknya. Kepada pemudik yang menempuh perjalanan jauh, Doni menyarankan agar beristirahat setiap empat jam selama 30 menit. “Jangan sampai dilupakan pemudik adalah surat-surat berharga, kenakan helm standar nasional, tidak ugal-ugalan, intinya safety riding,” ujarnya.

Untuk biaya perawatan sebelum menempuh perjalanan jauh, Alim, pemilik bengkel Karya Motor, di Jalan Palmerah Utara, Jakarta Selatan, mengatakan tak lebih dari Rp 100 ribu untuk servis ringan. “Itu hanya untuk membersihkan karburator, posisi rantai, dan ganti oli,” ujarnya.

Tapi untuk perawatan menyeluruh, termasuk ganti ban dan cek kondisi mesin, kata Alim, biaya sekitar Rp 500 ribu. Menurut dia, perawatan kendaraan mulai ramai tujuh hari sebelum Lebaran.(tempo.co)

Cek juga info Tips Mudik Menggunakan Bus

Tips Mudik Menggunakan Bus

Lebaran Idul Fitri sudah dekat, apakah anda merencanakan mudik ke kampung halaman anda ? Bagi anda yang mudik menggunakan kendaraan sendiri tida begitu direpotkan dengan kegiatan-kegiatan yang memerlukan tenaga dan waktu ekstra. Tapi bagi pemudik yang mepergunakan kendaraan umum, sungguh suatu perjuangan yang melelahkan apabila tidak direncanakan dari jauh hari sebelum lebaran, berikut beberapa tips mudik menggunakan bus, semoga bermanfaat.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgha2RTOffxDGNTQMFNpz1Tv6gE35HKnCojFGdrPfRTmF5I2xHmZ7url-trtH5UH88_El1M5Oc8psurKq5CIOOG-0c_hMRns7jVvgRJ4y7XgiAz4KP1ekZ6TTUFT-Cy23A-I8loXxxxsQQ/s1600/MUDIK+DENGAN+BUS.jpg

Tentukan waktu, kapan anda akan berangkat, (apabila anda menggunakan bis yang bisa pesan tempat duduk/bis malam, segera pesan tempat sedini mungkin, apabila anda menggunakan bus umum usahakan jangan berangkat pada waktu tepat hari libur, apabila memungkinkan berangkat setelah hari H)

Cek di sekitar tempat tinggal anda apakah ada panitia mudik bersama, apabila ada, manfaatkan.
Persiapkan barang yang akan anda bawa, apabila anda membawa barang dalam jumlah yang besar, manfaatkan jasa paket dan kirim sebelum anda berangkat. Selama perjalanan anda, bawa barang yang penting dan hanya dibutuhkan diperjalanan.

Selama perjalanan jangan terlalu percaya kepada orang yang tidak kita kenal, jangan menerima makanan dan minuman dari orang yang tidak kita kenal, jangan menyimpan barang berharga/uang didalam kantong/tas yang disimpan terpisah dari kita, simpan uang di beberapa tempat yang berbeda, misal ada di saku celana, saku kemeja, saku kanan, saku kiri untuk menjaga apabila kita kehilangan/kecopetan, masih ada persediaan di saku/tempat yang lain.

Simpan barang bawaan, di tempat yang kelihatan dari tempat duduk anda, jangan menyimpan dibelakang anda.

Jangan memakai perhiasan yang mencolok.

Kenali/perhatikan orang yang duduk disamping, depan dan belakang anda.

Cari teman/saudara yang satu jurusan untuk berangkat bersama, usahakan jangan berangkat sendirian.

Setelah sampai ditujuan periksa kembali barang bawaan anda jangan sampai tertinggal.

Cek juga info Tips Mudik menggunakan Motor

Tips Mudik dengan Mobil

Dalam rangka mudik Lebaran menempuh perjalanan jauh dengan kendaraan pribadi (mobil) tentu ada sisi positif yang bisa Anda ambil. Biaya perjalanan yang lebih murah serta faktor kenyamanan dan keamanan keluarga, terlebih lagi jika Anda mudik bersama balita atau anak-anak. Mudik dengan kendaraan pribadi tentu saja harus melewati berbagai persiapan agar perjalanan mudik tetap mulus hingga tiba di kota tujuan dan berkumpul bersama keluarga.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhh2E__oKWcQLnRXeWYeOQPEx_0A-pu4tFrcCjsDcFVGLdrVD7nS7N1W7qJmyPwc90uSId7NPJ-JSEcrw2bg2goSUVgbdLNVHU_qnZ-jzMQxqvO7EJw-x60ktg72AkfM9tqk9EmT8OnFy_j/s1600/Arus+Mudik+Lebaran.jpg

Persiapan Kendaraan


Jangan lupa lakukan servis kendaraan Anda setidaknya dua minggu sebelum Anda mudik. Bengkel servis kendaraan menjelang mudik biasanya dipenuhi antrian kendaraan yang akan servis, karena itulah lakukan perawatan dan servis jauh hari sebelumnya. Ingatkan suami Anda untuk mengganti aki, mengecek kondisi rem, saringan udara dan ban mobil. Termasuk bagian lain yang menunjang kenyamanan berkendara, biasanya para pria lebih mengerti hal ini.

Penginapan, Rumah Makan, Klinik Kesehatan

Bila Anda harus menempuh perjalanan yang sangat jauh, maka Anda harus bermalam di sebuah penginapan. Ada baiknya jika Anda telah menentukan di kota mana Anda akan berhenti untuk beristirahat dan menginap sehingga Anda bisa memesan kamar di sebuah tempat penginapan. Pastikan juga Anda tahu alamat klinik kesehatan dan rumah makan di sepanjang jalur perjalanan yang Anda lewati.

Tas Khusus Pakaian

Anda telah memasukkan pakaian yang akan dipakai saat sudah tiba di rumah keluarga besar tempat tujuan mudik. Jangan lupa untuk menyediakan satu tas berisi pakaian seluruh keluarga. Ini untuk berjaga-jaga siapa tahu selama perjalanan, ada anggota keluarga yang sakit, pakaian terkena tumpahan minuman dan untuk berganti pakaian saat di penginapan. Masukkan semua pakaian dalam satu tas agar mudah membawanya. Letakkan pakaian anak-anak di bagian atas tas yang mudah terjangkau. Sedangkan untuk perlengkapan bayi, letakkan di tas lain.

Obat-Obatan Keluarga

Jangan lupa untuk membawa obat-obatan yang biasa dikonsumsi keluarga. Yang harus Anda persiapkan antara lain, minyak kayu putih, plester demam, obat luka, plester luka, serta obat-obatan untuk anak-anak (obat flu, demam, batuk, anti mabuk), Anda dapat berkonsultasi mengenai hal ini pada dokter keluarga. Jangan lupa untuk membawa kantung muntah bila ada anggota keluarga yang mabuk perjalanan.

Jangan Malu Bertanya

Anda tidak mudik setiap satu minggu sekali, ada kalanya kondisi jalan dan rute jalan utama sebuah kota berubah dari tahun sebelumnya. Karena itu, jika Anda merasa salah jalan atau ingin mencari lokasi tertentu, jangan malu bertanya pada pos-pos jaga mudik di sepanjang jalan utama. Bertanya pada pihak pos jaga lebih aman dan terpercaya. Jika Anda tidak menemukan pos jaga, datangi saja kantor kepolisian terdekat.

Detail Tips Mudik Dengan Mobil Pribadi

1. Cek kondisi mobil di bengkel resmi (kecuali anda mempunyai bengkel amatir yang sangat meyakinkan).

2. Cek spooring kaki-2 (kalau handling mobil gak enak/lari ke kiri/kanan)

3. Cek balancing roda (kalau naik mobil seperti naik kuda padahal jalan mulus)

4. No.2&3 tidak harus dilakukan kalau handling masih mantap.

5. Kempesin semua ban,ganti dengan nitrogen (lebih tahan panas)

6. Bawa bohlam lampu besar cadangan, pilih yang murah aja sekitar 10rb-an.

7. Kalau ada tembakau di rumah jangan dibuang, ini untuk kondisi darurat, bila AC mati dan terjebak hujan (oleskan pada kaca bagian dalam). Bisa juga dengan memakai shampo.

8. Siapkan uang receh yg banyak.

9. Silahkan membawa perlengkapan standard; tools kit, dongkrak, ban serep, kotak P3K, segi 3 pengaman (bukan CD), kunci roda, senter, syukur2 punya pompa electric [sambung dengan colokan listrik]. Ember dan beberapa biji air aqua 1 literan [untuk diminum dan siapa tahu radiator tiba-tiba ngadat dan minta minum terus]

10. Cek kondisi tubuh. Tanya pada diri sendiri, seberapa kuat kita sanggup menyetir. Kalau tidak yakin sebaiknya pakai sopir profesional (tarif berkisar 150-200 ribu/hari), atau cari co pilot.

11. Beri briefing pada seluruh peserta mudik, bahwa selama perjalanan wajib pasang muka senyum, karena muka masam tidak bermanfaat dan muka dengan senyum dapat menghilangkan penat di jalan.

12. Bagi yang mengikuti milis, segera lapor untuk menonaktifkan kenaggotaan untuk sementara atau minta terima rangkuman imil harian (1 imil satu hari)

13. Meskipun masih bulan puasa, ada baiknya bawa makanan yang terjamin gizi dan kebersihannya, karena saat mudik banyak warung yang tidak sempat nyuci piring dengan baik [akibat kelarisan]. Warung yang terjamin kebersihannya tapi kurang bergizi adalah fast food fried chicken.

14. Atur tumpukan barang mulai dari yang paling tidak diperlukan di jalan sampai yang sewaktu-waktu diperlukan di jalan.

15. Pilih SPBU yang besar untuk ke toilet, jadi kalau ngisi bensin jangan penuh-penuh biar bisa mbagi rejeki ke beberapa pom bensin [ini saran tanpa dasar tapi logis lho..!:-)]. SPBU yang kurekomendasikan adalahSPBU Candimas.

16. Jangan pernah merasa benar meskipun anda memang berada di jalan yang benar. Risikonya ditabrak orang yang salah jalan, sehingga nggak sampai ke kampung malah masuk rumah sakit. Mengalah setahun sekali banyak pahalanya. Amin.

17. Menyalip rombongan truk/bus dari kiri kadang bisa membebaskan diri dari stress [karena truk/bisnya jalan bak kura-kura lapar], tapi risiko perlu diperhitungkan masak-masak [lihat item no 16]

18. Menjelang lebaran, hampir semua majalah (terutama majalah gadget) menyediakan tips untuk mudik. Segera ambil bagian petanya, karena hal sepele ini kadang-kadang diperlukan di jalan.

19. Pastikan HaPe dalam kondisi full charge. Bila membawa beberapa HaPe, cukup salah satu atau salah dua yang dihidupkan. Bila dianggap perlu beli kartu perdana beberapa biji [dari beberapa operator], sehingga selalu dapat sinyal dimanapun berada.

20. Pastikan pamit dengan pak RT dan Satpam, sehingga mereka tahu kalau kita sudah tidak di rumah lagi. Tinggalkan nomor hape yang bisa dihubungi. Syukur-syukur bisa ninggalin sangu buat satpam.

21. Pilih waktu berangkat sesuai kebiasan anda menyetir, atau kebiasaan sopir menyetir. Berangkat pagi dapat menikmati perjalanan, tetapi lambat. Berangkat malem lebih cepat tapi ada bahaya ngantuk. Bila bingung, sholat dulu, minta petunjuk pada Tuhan.

22. Sebelum berangkat, pastikan lagi semua kabel listrik sudah tercabut dari colokannya [lemari es, tivi, setrikaan, radio, dll]. Regulator tabung gas sudah dilepas dari tabungnya. Semua pintu sudah terkunci. Taruh sandal beberapa biji di depan pintu [mengesankan ada orang di dalam]. Bila memungkinkan pasang lampu sensor [malam nyala dan siang mati].

23. Bila berlangganan koran, pastikan sudah bilang sama agen agar tidak mengirim koran sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

24. Bawa ID Card [KTP, SIM, STNK] yang berlaku [pasport gak usah dibawa gak papa]

25. Berdoa sebelum berangkat. Berdoa sepanjang jalan dan bersyukur bila sudah sampai dengan selamat.

26. Bagi yang membawa anak kecil, pastikan semua keperluan dan kebiasaan anak sudah kita pahami, sehingga kita sudah punya jadwal kapan berhenti dan apa saja yang perlu dibawa untuk mengatasi kerewelan anak.

27. Bagi pengguna Android, Blackberry, Ipad, silahkan menjalankan aplikasi waze untuk memantau perjalanan. Bisa juga dengan fasilitas Google Maps.

Cek juga info Tips Mudik menggunakan Motor

Tips dan Cara Beli Rumah

Jasa Maket - Memiliki rumah baru kadang muncul karena faktor kebutuhan yang mendesak. Umpamanya, karena pekerjaan baru, Anda terpaksa pindah ke kota baru atau rumah kontrakan harus segera dikosongkan. Nah, bagaimana jika muncul ide untuk membeli rumah lama saja?

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXXaqMEqJQnjM4eJ6EVeO3hsOa_63sokT_vGEcR6uKjqVvl_oCVVu3eeQ-FfwRQDaUE9PobMlH11CnBl9F4s6tiPdOfXKvs-OlTKx8InFden9EK-M39cX6og7BLVDpk87n-eY3M26uB8Q/s400/tips+merawat+jendela.jpg

Membeli sebuah rumah baru atau lama tentu ada perbedaan untung dan ruginya. Khusus memilih rumah lama, simak beberapa hal penting di bawah ini sebelum Anda memilihnya:

1. Usahakan membeli rumah langsung dari pemiliknya. Ini akan lebih menguntungkan karena bisa memperoleh informasi secara detail. Harga pun akan jauh lebih murah sebab penjual tidak perlu memberi komisi kepada perantara.

2. Pilih perantara yang tepat, jika Anda terpaksa membeli melalui perantara. Ada baiknya, Anda pilih perantara yang sudah dikenal, baik dari saudara atau teman dan relasi. Jika tidak, jangan ragu gunakan pialang terkenal dengan reputasi baik.

3. Perhatikan usia bangunan, mengingat rumah yang Anda beli bukan rumah baru. Secara sederhana, usia bangunan rumah bisa diklasifikasikan menjadi:

- baru (kurang dari 10 tahun)

- sedang (10 hingga 20 tahun)

- tua lebih dari 20 tahun

Selain itu, Anda sebagai pembeli juga perlu menanyakan kapan terakhir kali rumah tersebut direnovasi. Semakin tua bangunan, semakin penting Anda mempertimbangkan anggaran renovasi.

4. Periksa dokumen kelengkapan rumah, mulai keaslian sertifikat rumah, sertifikat IMB, serta bukti pembayaran pajak, bumi dan bangunan (PBB). Jika nama dalam surat-surat tidak sama dengan nama penjual, Anda perlu tanyakan status hubungannya. Jika penjual belum melakukan proses balik nama, Anda perlu meminta akta jual-beli yang sah atas nama rumah. Namun, khusus untuk rumah berstatus harta warisan, Anda perlu menanyakan berapa banyak ahli waris sahnya. Ini penting guna menghindari masalah hukum di kemudian hari.

5. Anda perlu mengetahui kisaran harga. Untuk itu, cari informasi sebanyak-banyaknya tentang harga pasaran tanah dan rumah di sekitar lokasi sehingga Anda bisa melakukan penawaran dan kisaran harga yang wajar.

6. Pilih lokasi dengan cermat dengan menggali sebanyak-banyaknya informasi untuk mengetahui situasi lingkungan calon rumah Anda ini.

7. Periksa kondisi rumah dengan mengunjungi langsung rumah yang akan Anda beli. Hal ini penting untuk mengetahui kondisi bangunannya, seperti tembok yang retak, kebocoran atap, atau rembesan air hujan di tembok.

Nah, selamat berburu calon "rumah baru" Anda!. (kompas.com)


Info Terkait: Maket Bangunan

Senin, 09 Juli 2012

Tips dan Cara Membuat Maket Rumah

Membuat sebuah maket rumah merupakan suatu hal yang asik dan tentunya membutuhkan persiapan dan ketelitian yang tepat. Maket dibuat untuk menampilkan presentasi desain seorang arsitek kepada clientnya.


Membuat maket tidak perlu dengan biaya mahal. Bagi pemula anda bisa menggunakan bahan-bahan yang tidak terpakai, atau dari barang-barang bekas seperti karton, busa, stereofoam, serbuk gergaji, dll. Yang penting adalah kreatifitas dan imajinasi Anda sehingga maket terlihat menarik.


Berikut rincian bahan yang bisa digunakan dalan pembuatan maket:
- Alas atau dasar maket bisa menggunakan tripleks, karton, stereofoam dan chip board.
- Efek rumput bisa menggunakan serbuk gergaji halus yang disemprot cat warna hijau
- Membuat danau atau sungai dengan kertas biru berlapis ditaburi gula & ditutupi dengan plastik
- Untuk bangunan bisa menggunakan triple dan karton yang sudah disesuaikan ukuran atau skala yang direkatkan dengan lem antara bagian satu dengan yang lain.
- Pembuatan Jendela bisa menggunakan plastic atau mika.
- Membuat atap bisa menggunakan bagian dalam kartun yang bergaris-garis, bisa juga dengan tripllek, sendok kayu yang ditumpuk dan ijuk.

Dalam membuat maket rumah perlu diperhatikan presisi ukuran dan juga ketelitian dalam pemasangan semua bahan. Semoga bermanfaat. (wk)

Senin, 02 Juli 2012

Cara Hitung Masa Subur Wanita Pakai Kalender

Cetak Kalender - Ungkapan orang lama "Banyak Anak Banyak Rejeki" adalah kepercayaan kuno orang dulu yang memiliki makna semakin banyak anak maka semakin tenaga banyak SDM yang bisa membantu kegiatan ekonomi sebuah keluarga.

Namun pada saat ini justru diadakan progra KB yaitu dengan2 anak saja cukup. Program ini diadakan dengan berbagai cara misalnya penggunaan alat kontrasepsi, Pil KB, vasektomo dan ada juga dengan cara tradisional yaitu sistem kalender. Namun tingkat ketepatan cara kalender hanya 60% sampai 70%.

Ada rumus menghitung masa subur wanita dengan cara sistem kalender:

Masa Subur = Hari terahir Mesntruasu + 13 hari
Masa Pra subur = Masa subur - 3 hari & Masa subur + 3 hari

Misalnya: Jika hari terakhir menstruasi pada kalender tanggal 10, maka masa subur adalah tanggal 23, sedangkan masa prasubur awal tanggal 20 dan masa prasubur akhir tanggal 26.

Agar lebih akurat sebaiknya lakukan pencatatan 6 siklus haid terakhir untuk menentukan masa prasubur. Kurangi dan tambahkan 3 hari pada siklus terpendek dan terpanjang dari catatan yang telah dibuat.

Diharapkan bagi pasangan, berhati-hatilah dalam berhubungan suami isteri ketika masa subur istri tanpa menggunakan alat kontrasepsi atau teknik KB laiinya yang dapat mencegah kehamilan.

Pelajari juga dengan baik sebelum memilih dan menentukan metode pencegah kehamilan yang tepat dengan ahli kadungan seperti dokter dan bidan.

Sistem kalender dalam menentukan masa subur hanya dapat digunakan pada wanita yang teratur mens 28 sampai 35 hari. Rokok dan gizi buruk juga mempengaruhi rutinitas keluarnya sel telur.

Tambahan :
- Ada sistem perhitungan kalender lain yang menggunakan waktu masa subur 14 hari dengan jeda masing-masing 2 hari di awal dan di akhir.
- Gunakan alat tes masa subur yang dijual bebas dengan media air seni perempuan untuk mengetahui kapan subur dan kapan tidak subur dengan tingkat ketepatan 90% sampai 95%.
- Cara lain adalah dengan cek lendir leher rahim dengan jari. Cek kekentalan cairan lendir tersebut dengan meletakkan lendir antara jari telunjuk dan ibu jari. Rekatkan keduanya lalu buat jarak 2 sampai 3 cm. Jika lendir putus maka tidak subur dan jika tidak putus maka sedang dalam masa subur. Cara ini mungkin hanya tepat 60% s/d 70% saja.

- Disarankan banyak membaca sumber lain sebagai pelengkap.

Info Terkait: Percetakan Jakarta